www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

no image

Posted by On 06.12

Ada apa di balik saling contek antar portal belanja Indonesia?

Belum lama ini, portal belanja daring Bukalapak.com mendeklarasikan statusnya sebagai salah satu start-up Indonesia yang dihargai di atas US$1 miliar.

Pengumuman ini diiringi oleh rencana Bukalapak untuk membuka pusat riset berbasiskan talenta lokal di Bandung, Jawa Barat, pada penghujung 2018.

Perkembangan ini menandakan persaingan yang semakin sengit di antara raksasa-raksasa portal belanja.

Dari penelitian saya sebagai pengguna belanja daring sekaligus akademisi pemasaran, saya melihat ada hal yang menarik dari sengitnya persaingan antar raksasa-raksasa portal belanja saat ini.

Alih-alih berinvestasi untuk menjadi unik di benak konsumen Indonesia, portal belanja daring justru terlihat berlomba-lomba “bakar uang” untuk menyerupai satu sama lain.

Melalui tulisan ini, saya menganalisis apa yang mendasari fenomena “serupa tapi tak sam a” yang terjadi di lanskap portal belanja daring di Indonesia, beserta potensi dampaknya di masa depan terhadap sebagian masyarakat yang berniat untuk memulai berwirausaha daring.

Ketatnya persaingan

Bisnis belanja daring di Indonesia diprediksi tumbuh menjadi US$4,59 miliar pada 2020, tiga kali lipat nilai bisnisnya pada 2014. Ketatnya persaingan para portal untuk membangun bisnisnya di Indonesia tampak pada 2017. Lazada, Tokopedia, dan Shopee dilaporkan telah tumbuh paling pesat. Sukses dan semakin matangnya para portal ini mengerucutkan persaingan. Pemain lain seperti Matahari Mall terlihat mulai menurun.

Walau demikian, portal belanja di Indonesia terus berinovasi untuk mengantisipasi ancaman pemain baru seperti Amazon yang mungkin akan hadir di Indonesia.

Banyaknya inovasi yang ditawarkan oleh pelbagai portal saat ini membawa dampak sangat positif terhadap tumbuhnya kewirausahaan di Indonesia.

Gencarnya kampanye iklan seperti #mulaia jadulu oleh Tokopedia juga berdampak positif terhadap iklim usaha kecil di Indonesia. Gairah wirausaha ini juga tercatat dalam statistik pemerintah yang melaporkan lonjakan rasio wirausahawan di Indonesia dari 1,67% pada 2013 menjadi 3,1% atau 7,8 juta orang pada 2016.

Gelombang wirausahawan baru inilah yang sedang diperebutkan para portal dengan inovasinya masing-masing. Namun, pengamatan saya melihat banyak dari inovasi portal belanja justru tampak seragam. Padahal, persaingan yang semakin ketat menuntut mereka untuk menciptakan ide kreatif yang beda untuk bisa unggul.

Apa yang justru sedang mereka lakukan berpotensi berdampak negatif pada pertumbuhan wirausahawan di Indonesia?

Melawan teori pemasaran klasik

Teori pemasaran selalu mengajarkan bahwa untuk sukses, perusahaan disarankan untuk berani tampil beda dan menghindari predikat “ikut-ikutan”.

Sebagai contoh, walau BMW, Mercedes, Volvo, dan Ferrari masih satu keluarga di kateg ori mobil mewah, mereka masing-masing memiliki identitas kuat yang membedakan satu dengan yang lainnya.

Bahkan Xiaomi yang dengan sengaja meniru jejak Apple di masa lalu untuk membangun bisnisnya, kini berusaha keras untuk memiliki identitas sendiri seiring rencana mereka untuk menawarkan saham ke publik.

Perusahaan digital beroperasi dengan cara yang berbeda. Pada dasarnya, strategi perusahaan digital untuk tumbuh adalah bagaimana 1) memudahkan pengguna untuk menjadi pelanggan (onboarding) 2) meningkatkan keaktifan pelanggan (engagement) dan 3) mencegah pelanggan pindah atau keluar dari platform mereka (retention).

Bermuara dari ketiga prinsip ini, perusahaan digital seringkali berusaha menyamai inovasi para pesaing. Hal ini untuk mencegah penggunanya untuk dirayu pindah ke portal lain, dan sekaligus “mematikan” keunggulan pesaing yang ditiru (competitive points of parity)

Contohnya dapat kita lihat di ranah sosial media. Banyak orang berbondong-bondong bermigrasi dari Facebook ketika fenomena face filter Snapchat muncul pada 2012.

Tidak ingin kehilangan pengguna, Messenger dan Instagram akhirnya mencontek fitur Snapchat. Alhasil, pengguna yang awalnya semangat mengajak lingkaran sosialnya untuk migrasi justru kembali lagi ke Messenger karena Snapchat tidak lagi unik setelah dicontek.

Strategi inilah yang saat ini sedang diterapkan portal belanja di Indonesia. Hampir semua portal menawarkan beragam promosi yang mirip, seperti gratis ongkos pengiriman belanja dan flash sales. Dari sisi komunikasi dan iklan, tidak sedikit portal yang mengangkat isu kesuksesan berjualan di portalnya walaupun dengan bahasanya masing masing.

Beberapa portal bahkan berlomba meniru fitur unik pesaingnya yang sekilas tidak terlihat relevan dengan belanja seperti pembayaran zakat, investasi reksadana, bahkan investasi emas.

Dampak strategi saling contek

Salah satu dampak strategi ini bagi para portal tentunya adalah membengkaknya biaya operasional untuk membiayai perlombaan penawaran fitur yang sama dengan pesaing mereka.

Efek jangka panjang dari persaingan ini masih diperdebatkan. Di satu sisi, pengalaman dari ranah start-up digital di negara maju mengajarkan prinsip “winner takes all”, maksudnya hanya satu perusahaan yang pada akhirnya akan selamat dan mendominasi pasar.

Dari sudut pandang ini, satu per satu portal belanja daring di Indonesia diprediksi akan berguguran seiring habisnya dana investor untuk membiayai persaingan.

Namun di sisi lain, salah satu pendiri Bukalapak menyatakan bahwa masyarakat Indonesia cenderung tidak time poor tapi justru money poor yang senang membanding-bandingkan harga antar portal. Hal ini, disertai dengan besarnya populasi, membuat mereka percaya bahwa masih cukup ruang bagi lebih dari satu portal untuk tetap bisa bertahan meski strategi mereka seragam.

Dampak lain dari perlombaan saling contek ini adalah berlimpahnya fitur yang memanjakan pengguna. Akibatnya, tidak jarang wirausahawan Indonesia yang memiliki lebih dari etalase digital di dua atau bahkan tiga portal.

Ketika tawaran promosi atau fitur di satu portal menyusut, mereka mudah untuk pindah dan memfokuskan usahanya di portal lain.

Strategi kreatif dan dampaknya

Di tengah-tengah inovasi yang seragam, para pemain portal belanja tak berhenti mengembangkan strategi bisnisnya untuk memenangkan persaingan.

Dari sisi strategi pemasaran, memanjakan pengguna saja tidak cukup untuk menjaga loyalitas agar mereka tidak pindah ke pesaing.

Sisi lainnya adalah mengunci (lock-in) para pengguna yang sudah ada dengan menaikkan switching cost. Artinya, pengguna dibuat sulit untuk keluar dari hubungan dengan perusahaan. Contohnya dengan meminta pembayaran di muka.

Dalam konteks porta l belanja, pengguna di sini adalah para wirausahawan yang berjualan di platform mereka.

Penelitian saya mendapati bahwa prinsip inilah yang saat ini mendasari eksperimen-eksperimen kreatif para portal belanja di Indonesia, untuk menciptakan keengganan para penjual untuk pindah platform.

Dari sisi finansial, salah satu penjual yang saya wawancara memberi contoh bahwa cashback yang didapatkan dari portalnya hanya bisa dibelanjakan di toko yang berada di platform yang sama.

Bagi perusahaan, praktek “menyandera” saldo ini sangat efektif. Selain melariskan penjual lain di platformnya sendiri, pemilik saldo akan terpacu untuk menghabiskan waktunya di satu portal sehingga kesempatan untuk pindah menjadi kecil.

Dari sisi psikologis, seorang penjual lain mencontohkan bahwa portalnya memberikan fitur istimewa hanya kepada penjual di tingkatan premium. Tingkat premium ini hanya bisa diraih setelah volume transaksi dan tingkat kepuasan tertentu.

Dengan kata lain, penjual diarahkan untuk berkompetisi satu sama lain dan memfokuskan usahanya hanya di satu portal untuk meraih status premium.

Kreativitas portal untuk menjaga engagement penjual di platformnya juga dapat dilihat di etalase toko digitalnya. Sebagai contoh, beberapa portal menampilkan kapan penjual terakhir aktif di tokonya kepada calon pembeli.

Secara tidak langsung portal telah mengarahkan penjual untuk mencurahkan upayanya di satu etalase saja agar menampilkan kesan baik bagi para pembeli.

Dampaknya adalah upaya untuk mempunyai dua atau tiga etalase di portal yang berbeda menjadi sulit.

Menjaga hubungan suka sama suka

Sebagai penutup, maraknya lanskap belanja daring di Indonesia dengan inovasi yang tampak serupa pada saat ini membawa banyak dampak positif bagi perkembangan kewirausahaan skala mikro di Indonesia.

Namun, hal ini menjadi seperti pedang bermata dua. Kita tidak bisa meramalkan kap an, tapi seiring dengan desakan para investor portal daring untuk mendapatkan keuntungan, para portal akan semakin kreatif dalam upaya monetisasi penggunanya. Hal ini berpotensi menghambat perkembangan dunia kewirausahaan Indonesia.

Namun, upaya monetisasi ini tidak selalu harus disambut dengan kecurigaan karena dalam dunia bisnis berlaku prinsip take and give. Langkah para portal untuk mengikat penjual di platformnya ini juga vital untuk mencegah perang harga.

Seringkali, korban pertama perang harga adalah jaminan kualitas dan keamanan pengguna, seperti yang terjadi pada penerbangan murah di Indonesia era 2013-2015.

Dunia kewirausahaan Indonesia tentu tidak menginginkan pola persaingan tidak sehat serupa terjadi di antara para portal. Oleh sebab itu, strategi kreatif para portal perlu disambut baik selama masih saling menguntungkan.

Sumber: Google News | Berita 24 Jabar

thumbnail

Posted by On 04.58

10 SMP Kota Tangerang dengan Nilai UN Bahasa Indonesia Tertinggi

Ilustrasi: Bahasa Inggriswww.shutterstock.com Ilustrasi: Bahasa Inggris

KOMPAS.com - Hasil Ujian Nasional ( UN) jenjang Sekolah Menengah Pertama ( SMP) telah diumumkan tanggal 25 Mei 2018.

Berdasarkan data yang diperoleh Kompas.com dari beberapa SMP di provinsi Banten yang diperoleh dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten, berikut daftar 10 SMP Negeri dan Swasta dengan nilai UN Bahasa Inggris tertinggi di Kota Tangerang:

1. SMP Dian Harapan dengan nilai 85.47

2. SMP Harapan Bangsa dengan nilai 83.07

4. SMP Strada Santa Maria 1 dengan nilai 82.92

5. SM P Kristen Penabur Kota Tangerang dengan nilai 82.72

6. SMP Mutiara Bangsa 2 dengan nilai 82.34

7. SMP Citra Bangsa dengan nilai 82.21

8. SMP Pilar Bangsa dengan nilai 80.31

9. SMP Kristen Kanaan dengan nilai 78.87

10. SMP Prince's dengan nilai 78.00

Baca juga: 10 SMP Kota Tangerang dengan Nilai UN Bahasa Indonesia Tertinggi

Hasil tersebut merupakan hasil UN SMP dengan rerata nilai tertinggi Bahasa Inggris dan tidak secara langsung menunjukan pemeringkatan atau ranking sekolah di Kota Tangerang.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), hasil UN ini akan digunakan untuk tindak lanjut pembenahan terhadap proses pembelajaran di sekolah seperti disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy di Bogor, Jawa Barat, (30/5).

“Bukan nilai bagus yang ditindaklanjuti, tetapi yang jelek. Dilihat mata pelajaran apa, gurunya siapa. Gurunya yang dipanggil untuk di-treat (diberikan pelatihan),” jelas Mendikbud ketika memberikan pengarahan di hadapan ratusan guru SMA/SMK peserta Pendidikan dan Pelatihan Sertifikasi Pendidik dan Keterampilan di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Bisnis dan Pariwisata (PPPPTK Bispar), Bogor, Jawa Barat.

Dalam kesempatan sebelumnya, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang), Totok Suprayitno mengatakan ada berbagai faktor yang memengaruhi nilai ujian di suatu daerah.

“Kami tidak menyajikan mana daerah tertinggi skornya, sikapi bahwa ada faktor-faktor kondisional lokal yang ikut berpengaruh,” disampaikan Totok pada konferensi pers di kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (28/5). Tujuan utama dilaksanakannya UN adalah sebagai pemetaan kualitas pendidikan dan mengukur Indeks Integritas dalam mengerjakan ujian.

Dengan adanya pemetaan hasil UN, perhatian pemerintah justru tertuju kepada daerah atau sekolah-sekolah di In donesia yang nilainya masih rendah, supaya dapat dilakukan perbaikan mutu, baik dari sisi guru maupun siswanya, tambahnya.


Berita Terkait

5 SMP Swasta Terbaik di DKI Jakarta dalam 3 Tahun Terakhir

5 SMP Terbaik DKI Jakarta dalam 3 Tahun Terakhir

5 SMP Negeri dengan Hasil UN Tertinggi di Kota Tangerang

5 SMP Swasta Kota Tangerang dengan Nilai UN Tertinggi

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Resmika   n Rumah Bebas dari Banjir di Dayeuh Kolot Bandung

Dedi Mulyadi Resmikan Rumah Bebas dari Banjir di Dayeuh Kolot Bandung

Regional 05/06/2018, 18:54 WIB Pukul 18.25, Api di Gedung Niaga JIExpo Berhasil Dipadamkan

Pukul 18.25, Api di Gedung Niaga JIExpo Berhasil Dipadamkan

Megapolitan 05/06/2018, 18:54 WIB Bulog Luncurkan Beras Premium Kemasan 200 gram, Harganya Rp 2.500

Bulog Luncurkan Beras Premium Kemasan 200 gram, Harganya Rp 2.500

Nasional 05/06/2018, 18:50 WIB Korban Terjebak Kebakaran Gedung Niaga JIExpo Berhasil    Diselamatkan

Korban Terjebak Kebakaran Gedung Niaga JIExpo Berhasil Diselamatkan

Megapolitan 05/06/2018, 18:39 WIB Kades Edarkan Surat Minta THR kepada Pelaku Usaha, Ini Komentar Bupati Karawang

Kades Edarkan Surat Minta THR kepada Pelaku Usaha, Ini Komentar Bupati Karawang

Regional 05/06/2018, 18:36 WIB Damkar: Api yang Membakar Gedung Niaga JIExpo Berasal dari Lantai 8

Damkar: Api yang Membakar Gedung Niaga JIExpo Berasal dari Lantai 8

Megapolitan 05/06/2018, 18:35 WIB Padamkan Kebakaran di Gedung Niaga JIExpo,    Petugas Gunakan 'Skylift'

Padamkan Kebakaran di Gedung Niaga JIExpo, Petugas Gunakan "Skylift"

Megapolitan 05/06/2018, 18:30 WIB AS Pertimbangkan Kirim Kapal Perang ke Selat Taiwan

AS Pertimbangkan Kirim Kapal Perang ke Selat Taiwan

Internasional 05/06/2018, 18:28 WIB 'Tak Ada Tanda-tanda Sakit Stroke, Pak Edy Rahmayadi Sehat...'

"Tak Ada Tanda-tanda Sakit Stroke, Pak Edy Rahmayadi Sehat..."

Regional 05/06/2018, 18:28 WIB 5 Orang Terjebak dalam Kebakaran Gedung Nia   ga JIExpo

5 Orang Terjebak dalam Kebakaran Gedung Niaga JIExpo

Megapolitan 05/06/2018, 18:27 WIB Wapres Minta Kampus Beri Pemahaman Antiradikalisme untuk Mahasiswa

Wapres Minta Kampus Beri Pemahaman Antiradikalisme untuk Mahasiswa

Nasional 05/06/2018, 18:17 WIB Kecelakaan Tunggal, Annisa Bahar Tidak Dibawa ke Rumah Sakit

Kecelakaan Tunggal, Annisa Bahar Tidak Dibawa ke Rumah Sakit

Megapolitan 05/06/2018, 18:15 WIB Netanyahu: Iran Bisa Picu Gelombang Pengungsi Baru ke Eropa

Netanyahu: Iran Bisa Picu Gelombang Pengungsi Baru ke Eropa

Internasional 05/06/2018, 18:13 WIB Mantan Gubernur Kalbar Laporkan Akun Facebook yang Diduga Posting Ujaran Kebencian

Mantan Gubernur Kalbar Laporkan Akun Facebook yang Diduga Posting Ujaran Kebencian

Regional 05/06/2018, 18:10 WIB Jokowi: Tunjangan Kinerja TNI-Polri Naik 70 Persen, Cair Juli

Jokowi: Tunjangan Kinerja TNI-Polri Naik 70 Persen, Cair Juli

Nasional 05/06/2018, 18:03 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Jabar

thumbnail

Posted by On 04.58

Jokowi Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia

Jokowi Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia

Presiden Joko Widodo melakukan peletakan batu pertama pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Jawa Barat.

Jokowi Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Universitas Islam Internasional IndonesiaTribunnews.com/Seno Tri SulistiyonoPresiden Joko Widodo melakukan peletakan batu pertama pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Jawa Barat, Selasa (5/6/2018).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Presiden Joko Widodo melakukan peletakan batu pertama pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Jawa Barat, Selasa (5/6/2018).

Jokowi yang mengenakan batik coklat lengan panjang tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla‎.

Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan pembangunan UIII menelan biaya sebesar Rp 3,5 triliun dan telah masuk dalam bagian proyek strategis nasional.

"Tahun ini sudah dianggarkan Rp 700 miliar dan diperkirakan selesai secara total dalam waktu 4 tahun, tapi tahun depan sudah bisa digunakan (sebagian) satu atau dua mata kuliah sudah disiapkan," tutur Jokowi.

Pembangunan UIII menjadi tahapan lanjutan setelah Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian UIII pada 29 Juni 2016.

Baca: Pemerintah tak Langgar Cagar Budaya Rumah Cimanggis Soal Kampus UIII kata Fajar Pratikto

UII dibangun di atas lahan sekitar 143 hektar dengan tujuh fakultas dan akan menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk membangu n pusat peradaban Islam Indonesia.

Terdapat tiga pilar utama yang akan disiapkan dalam membangun pusat peradaban Islam Indonesia, yaitu UIII, Pusat Pusat Budaya Islam Indonesia, dan Pusat Pengkajian Islam Strategis.

‎Tampak hadir jajaran menteri Kabinet Kerja, di antaranya Menteri Agama Lukman Hakim, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir‎, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anum.

Selain itu, turut hadir Wakapolri Komjen Syafruddin, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, ‎dan beberapa pejabat daerah.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono Editor: Hasanudin Aco Ikuti kami di Ditolak, Pemuda Nekat Bunuh Diri Usai Tembak Mantan Pacarnya hingga Tewas, Aksin ya Terekam CCTV Sumber: Google News | Berita 24 Jabar

thumbnail

Posted by On 18.02

Seni-Budaya Sunda Sudah Menjadi Identitas Bangsa Indonesia

Asni Ovier / AO Senin, 4 Juni 2018 | 19:40 WIB

Tasikmalaya - Seni dan budaya masyarakat adat memiliki potensi untuk diangkat dan dikembangkan menjadi objek wisata dalam aspek kearifan lokal. Seni dan budaya Sunda bukan hanya kebanggaan masyarakat Jawa Barat (Jabar), tetapi juga menjadi identitas bangsa yang harus terus diperkenalkan kepada dunia luar.

“Kearifan lokal harus kita angkat agar dunia tahu bahwa Indonesia memiliki banyak kelebihan dan keunikan yang tidak dimiliki oleh negara lain," ujar calon gubernur Jabar nomor urut dua, Tb Hasanuddin (Kang Hasan) seusai menghadiri deklarasi dukungan Baresan Olot Masyarakat Adat (Boma) terhadap pasangan Hasanah di Kampung Citamiang, Desa Tanjungsari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (4/6).

Dikatakan, masyarakat adat yang masih eks is juga bisa dibuatkan Desa Adat. Hal tersebut bisa mendatangkan wisatawan dan mampu menumbuhkan ekonomi kreatif bagi masyarakat sekitar. "Syaratnya ada tiga, yakni destinasi wisata atau atraksi wisata, infrastrukturnya dibangun, dan tentu keamanan harus terjamin," ujar Kang Hasan di hadapan 23 komunitas masyarakat adat dari 9 kabupaten/kota, seperti Tasikmalaya, Sumedang, dan Garut itu.

Dikatakan, pihaknya juga berencana untuk melibatkan seluruh jasa perhotelan di Jawa Barat agar bersedia mengajak para seniman menampilkan kesenian Jawa Barat. "Minimal, seminggu dua kali seniman tampil dengan penca atau gendang di hotel-hotel dan dibayar, sehingga seniman bisa hidup dari situ,” ujarnya.

Masyarakat adat yang tergabung dalam Baresan Olot Masyarakat Adat (BOMA) Jabar menyatakan sikap mendukung pasangan Hasanah pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018. Pasangan Hasanah, Kang Hasan dan Anton Charliyan (Kang Anton), dinilai sebagai sosok yang tepat memimp in Jabar lima tahun ke depan.

Ketua Harian BOMA Jawa Barat Jajang Hadiwiyono mengatakan, pernyataan sikap tersebut dilandasi oleh kepercayaan masyarakat adat di Jabar terhadap dua sosok purnawirawan jenderal TNI dan Polri tersebut untuk memimpin Jawa Barat. Menurut Jajang, ketegasan yang dimiliki oleh Kang Hasan dan Kang Anton sebagai figur yang berasal dari militer dan Polri menjadi alasan kuat dukungan tersebut.

Menurutnya, kriteria kepemimpinan yang dimiliki Hasanah saling melengkapi dan diyakini mampu membawa perubahan yang lebih baik untuk Jawa Barat. “Saya sudah kenal lama dengan Kang Hasan, yang tegas dan peduli terhadap masyarakat adat serta memahami kultur dan kearifan lokal Jabar” ujar Jajang.

Program yang dimiliki Hasanah, ujar Jajang, cukup berpihak terhadap kepentingan masyarakat, khususnya masyarakat adat yang ada di Jawa Barat. Jajang yakin, sebagai calon pemimpin yang memahami seni dan budaya, Kang Hasan akan memberikan perhatian khusus bagi kelestarian adat di Jabar. “Kami menilai program pasangan ini cukup rasional dan bisa diterima. Kang Anton juga mengenal dan mencintai budaya Sunda sejak menjadi Kapolda," tuturnya.


Sumber: BeritaSatu.com Sumber: Google News | Berita 24 Jabar

thumbnail

Posted by On 18.02

Tekan Inflasi, Perbankan di Jawa Barat Gelar Pasar Murah

Tekan Inflasi, Perbankan di Jawa Barat Gelar Pasar Murah

Arif Budianto

loading...
Tekan Inflasi, Perbankan di Jawa Barat Gelar Pasar Murah
Tekan inflasi, perbankan di Jawa Barat gelar pasar murah. Foto/SINDOnews/Arif Budianto
A+ A- BANDUNG - Mengantisipasi terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok jelang Lebaran, Bank Indonesia, perbankan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan lainnya menggelar pasar murah berbagai kebutuhan pokok. Pasar murah diadakan di berbagai daerah di Jawa Barat selama beberapa pekan kedepan.
Hari ini, pasar murah dilaksanakan di kawasan Stasiun Kiaracondong, Bandung. Acara serupa juga digelar di Tasikmalaya dan Cirebon. Kepala Group kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Ismet Inono mengatakan, pihaknya berupaya mengendalikan inflasi di Ramadhan melalui pasar murah.
"Kami sengaja adakan pasar murah tidak dilaksanakan di mal atau pusat-pusat perbelanjaan, namun lebih mendekati area pasar tradisional. Terutama area yang dihitung oleh BPS dengan tujuan untuk memberikan persepsi positif tidak terjadinya gejolak harga yang diakibatkan keterbatasan suplai," beber dia di Bandung, Senin (4/6/2018).
Pasar murah bertujuan untuk menghindari terjadinya gejolak harga yang terjadi pada saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat membantu mengendalikan inflasi di Jawa Barat.
Diakui dia, kenaikan harga saat bulan Ramadhan disebabkan peningkatan permintaan masyarakat terhadap bahan makanan. Di sisi lain, terkadang terjadi spekulasi pedagang yang menimbun bahan makanan. Sementara tingginya permintaan menyebabkan banyaknya permintaan barang pokok, s ementara tidak semua daerah menjadi penghasil produk kebutuhan pokok.
"Pada Ramadhan dan Idul Fitri periode 2014-2017, rata-rata inflasi Jawa Barat berdasarkan polanya, tercatat sebesar 0.64% (mtm). Tentunya rerata inflasi tersebut sangat tinggi apabila dibandingkan rerata inflasi diluar Ramadhan yang sebesar 0,27% (mtm)," imbuh dia.
Sementara inflasi yang rendah dan stabil merupakan salah satu prasyarat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, sumber tekanan inflasi Indonesia tidak hanya berasal dari sisi permintaan yang dapat dikelola oleh Bank Indonesia. Dari hasil penelitian, karakteristik inflasi di Indonesia masih cenderung bergejolak yang terutama dipengaruhi oleh sisi suplai (sisi penawaran). (ven)Sumber: Google News | Berita 24 Jabar

thumbnail

Posted by On 18.02

Ridwan Kamil: Harus Ada Cara-cara Baru Membangun Jawa Barat

MUZAKARAH POLITIK
ACHMAD NUGRAHA/JABAR EKSPRES
Calon Gubernur nomor urut satu, Ridwan Kamil saat menghadiri Muzakarah Politik Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jabar di Hotel Bidakara Savoy Homan, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

BANDUNG â€" Calon Gubernur nomor urut satu, Ridwan Kamil dan Calon Wakil Gubernur pasangannya Uu Ruzhanul Ulum, menghadiri Muzakarah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Hotel Savoy Homan Kota Bandung.

Dalam acara yang merupakan kerjasama KPUJ Prov. Jawa Barat dengan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia ini, hadir empat pasangan calon gubernur Jawa Barat, serta panel is yang merupakan para akademisi sekaligus pengurus ICMI Jawa Barat, diantaranya Asep Warlan Yusuf (Hukum Tata Negara Unpar, Anggota Dewan Pakar ICMI),
Atip Tatipul Hayat (Hukum Unpad, Wakil Ketua ICMI), Cecep Darmawan (Ilmu Politik UPI, ICMI) dan Ujang Saefulloh (Komunikasi Lintas Agama UIN, Sekum ICMI).

Muzakarah ICMI ini dibagi menjadi empat sesi, mencakup isu kecendekiaan, kerakyatan, keindonesiaan, dan Keislaman. Ridwan Kamil yang mendapat kesempatan pertama menyampaikan visi terkait keindonesia, melihat dari sisi optimis. Kang Emil mengutip studi dari McKenzie yang menyebut pada tahun 2045 mendatang, Indonesia akan menjadi negara hebat nomor 3 di dunia, dengan tiga syarat; Kepemimpinan, ekonomi yang stabil, dan ada logika baru dalam kepemimpinan.

Lihat Juga: Junjung Tinggi Moralitas Bangsa

“Pasangan RINDU memiliki semangat untuk menjadikan Jabar provinsi inovatif di Indonesia, dengan cara pertama, menggeser berbagai layanan menjadi layanan digit al, kedua tidak ada krisis sosial politik dalam berdemokrasi, dan ketiga bonus demografi yg kompetitif” ungkap Ridwan Kamil.

Pasangan RINDU menerut Kang Emil ingin mengwal masa emas ini dengan kepemimpinan yang transformatif. Pasalnya, kepemimpinan yang terbaik adalah dengan keteladanan, dekat dengan agama, memiliki ilmu, senantiasa mau turun ke bawah “Pasangan RINDU akan memimpin dengan dialogis. Kami akan turun ke bawah, dan menjadi moderator dalam forum- perbedaan” tegasnya. Menurut Emil, itulah janji yang akan dipraktikan pasangan RINDU dalam menjaga Pancasila.

Dalam hal keindonesian, menurut Ridwan Kamil, pasangan RINDU meyakini bahwa pemimpin jabar harus punya nilai IMTAQ dan semangat IPTEK dalam membawa kemajuan. “Pinter tapi jahat banyak, soleh tapi kurang berilmu akan jalan di tempat. Butuh keduanya, karena sehabat2nya dakwah adalah dakwah dengan kekuasaan,” tegasnya. Ridwan Kamil mencontohkan pengalamannya saat memimpin Bandung yang mampu menggeraka n program Magrib mengaji, demikian jua dengan yang dilakukan oleh Uu saat menjadi Bupati Tasikmalaya yang mampu memberi honor sebesar Rp 1,5 juta kepada para penjaga masjid di Tasikmalaya.

Lihat Juga: Simpan Kejutan di Balik Pegunungan

Berbekal semangat ini, pasangan RINDU menurut Emil bertekad untuk mengawal Indoneisa emas melalui Jawa Barat yang jumlah penduduknya paling banyak di Indonesia.

Acara Muzaarah ini adalah debat ketujuh yang diikuti pasangan RINDU selama kegiatan kampanye pilgub Jabar berlangsung. Namun, intinya menurut Ridwan Kamil, ia ingin mengutip satu teori perubahan, yang melibatkan empat aktor dalam kehidupan bernegara, yaitu pemerintah, kalangan bisnis, masyarakat, dan terakhir media.

Ditegaskan Ridwan Kamil, dengan adanya teori perubahan yang disebabkan oleh empat pelaku ini, tidak bisa lagi semua urusan menjadi tanggung jawab pemerintah. “Pemimpin hari ini harus pemimpin yang menggerakkan. Pasangan RINDU ini keduanya adalah kepala daerah , kami sudah komitmen satu sama lain, karena sadar prestasi gubernur adalah akumulasi prestasi bupati dan walikota,” tegasnya.

Lihat Juga: Tokoh Jatibarang Dukung RK-DMS

Untuk itu, pasangan RINDU berkesimpulan, akan memilih gaya kepimpinan yang sifatnya kolaboratif. “Peran kaum intelektual akan ditempatkan dalam format yang formal. Satu dinas akan diisi oleh tim penesehat, sebagian besar dari ICMI, namun yang bukan ICMI pun tetap harus ada” jelasnya. Sebab menurut Ridwan Kamil, adil dalam Islam adalah menempatkan sesuatu dengan takarannya masing-masing.

Semua ini menurut Ridwan Kamil bermuara kepada hadirnya cara-cara baru dalam memimpin Jawa Barat yang nantinya akan diusung oleh pasangan RINDU. (*)

Sumber: Google News | Berita 24 Jabar