www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gerhana Bulan 2018, BMKG: Langit Jawa Barat Berawan

Posted by On 17.32

Gerhana Bulan 2018, BMKG: Langit Jawa Barat Berawan

Gerhana Bulan 2018, BMKG: Langit Jawa Barat Berawan Reporter:

Anwar Siswadi (Kontributor)

Editor:

Amri Mahbub

Selasa, 30 Januari 2018 11:16 WIB
Gerhana Bulan 2018, BMKG: Langit Jawa Barat Berawan

Puncak gerhana bulan sebagian sekitar pukul 02:20 Wita yang terpantau dari Kota Gianyar, Bali, 8 Agustus 2017. Gerhana bulan yang berlangsung sekitar 1 jam 55 menit tersebut dapat dilihat dari seluruh kepulauan di Indonesia. ANTARA/Nyoman Budhiana

TEMPO.CO, Bandung - Menyambut gerhana bulan 2018, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca di Jawa Barat. Langit di atas Tanah Pasundan, Rabu malam, 31 Januari 2018, diperkirakan berawan dan hujan di beberapa tempat. Meski begitu, masih ada peluang untuk bisa mengamati fenomena blue blood super moon yang jarang terjadi itu.

Berdasarkan Prakiraan Cuaca Jawa Barat keluaran BMKG, kondisi cuaca per daerah di Jawa Barat beragam pada hari itu. Di wilayah Priangan Timur, seperti Parigi, Singaparna, dan Tasikmalaya, diperkirakan hujan sedang.

Di sekitar Jakarta, seperti Depok, Bogor, Cibinong, Bekasi, Cikarang, hujan ringan. Begitu pula untuk daerah Lembang dan Soreang, Bandung, Cimahi, Cianjur, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, serta Garut. Adapun daerah yang kondisinya berawan, antara lain Sumedang, Majalengka, Kuningan, Indramayu, dan Cirebon. Sementara Subang dan Purwakarta cerah berawan.

Baca: Mungkinkah Alien Penye bab Gerhana Bulan 2018?

Kepala Stasiun Geofisika Bandung BMKG Tony Agus Wijaya mengatakan, masih ada peluang untuk pengamatan blue blood super moon di wilayah Jawa Barat. Blue blood super moon merupakan istilah untuk gerhana total saat bulan purnama kedua, pada 31 Januari 2018, dalam jarak terdekatnya dengan bumi. Jika bisa terlihat, rona bulan yang biasanya pucat saat purnama akan tampak memerah.

"Tetap ada kemungkinan untuk terlihat gerhana, karena masih ada celah-celah awan dan hujan yang tidak merata," katanya, Senin, 29 Januari 2018. Saat cuaca berawan, misalnya, awan tidak menutup rata semua bagian langit.

Baca: Gerhana Bulan Super Besar, BMKG: Jangan Kaitkan Mistik dan Klenik

Fenomena itu akan diawali dengan gerhana penumbra atau bulan terkena bayangan samar bumi pada pukul 17.51. Kemudian, pada pukul 18.48 mulai terjadi gerhana sebagian. Awal gerhana total pada pukul 19.51. Puncak gerhana t erjadi pada pukul 20.31. Wilayah tengah dan timur Indonesia menyesuaikan waktunya dengan bagian barat.

Akhir gerhana total pada pukul 21.07, kemudian gerhana sebagian mulai pukul 22.11, dan diakhiri dengan gerhana penumbra lagi dari pukul 23.08. Berdasarkan perhitungan aplikasi simulasi astronomi, keseluruhan gerhana bulan total pada akhir Januari ini selama 5 jam, 17 menit, dan 12 detik.

Baca: Berbagai Mitos Gerhana Bulan dari Seluruh Dunia

Simak artikel menarik lain tentang gerhana bulan 2018 dan prakiraan cuaca dari BMKG hanya di kanal Tekno Tempo.co.

Terkait
  • Ibu Hamil Dilarang Melihat Gerhana Bulan, Mitos atau Fakta?

    Ibu Hamil Dilarang Melihat Gerhana Bulan, Mitos atau Fakta?

    21 jam lalu
  • Rekomendasi Terbaik Nonton Gerhana Bulan di Yogya

    Rekomendasi Terbaik Nonton Gerhana Bulan di Yogya

    22 jam lalu
  • Berba   gai Mitos Gerhana Bulan dari Seluruh Dunia

    Berbagai Mitos Gerhana Bulan dari Seluruh Dunia

    22 jam lalu
  • Gerhana Bulan, Pelajar Sumatera Selatan Diajak Penelitian

    Gerhana Bulan, Pelajar Sumatera Selatan Diajak Penelitian

    22 jam lalu
  • Rekomendasi
  • Gerhana Bulan 2018, Kepala LAPAN: Bukti Teori Bumi Datar Salah

    Gerhana Bulan 2018, Kepala LAPAN: Bukti Teori Bumi Datar Salah

    15 jam lalu
  • Tips Mengamati Gerhana Bulan 2018 dengan Nyaman

    Tips Mengamati Gerhana Bulan 2018 dengan Nyaman

    16 jam lalu
  • Ilmuwan Lakukan Survei Ukuran Payudara, Hasilnya...

    Ilmuwan Lakukan Survei Ukuran Payudara, Hasilnya...

    16 jam lalu
  • Akibat Kejadian Viral, 7 Game Ini Muncul di Indonesia

    Akibat Kejadian Viral, 7 Game Ini Muncul di Indonesia

    1 hari lalu
  • Foto
  • Kafe di Jepang Gantikan Pekerjaan Barista dengan Robot Sawyer

    Kafe di Jepang Gantikan Pekerjaan Barista dengan Robot Sawyer

    12 jam lalu
  • Samsung Gear S3, Jam Tangan Pintar Masa Depan

    Samsung Gear S3, Jam Tangan Pintar Masa Depan

    3 hari lalu
  • Mengenal Wilder Penfield, Sosok Ilmuwan yang Masuk Google Doodle

    Mengenal Wilder Penfield, Sosok Ilmuwan yang Masuk Google Doodle

    3 hari lalu
  • Lucunya Monyet Hasil Kloning di Cina

    Lucuny a Monyet Hasil Kloning di Cina

    5 hari lalu
  • Video
  • Pemuda Yogya Ciptakan Animatronik T-rex, Bisa Menarik Gerobak

    Pemuda Yogya Ciptakan Animatronik T-rex, Bisa Menarik Gerobak

    9 hari lalu
  • Unboxing Samsung Galaxy Note FE

    Unboxing Samsung Galaxy Note FE

    14 hari lalu
  • Riset Terbaru: Cokelat Mungkin Punah pada 2050

    Riset Terbaru: Cokelat Mungkin Punah pada 2050

    16 hari lalu
  • Lima Robot Pengganti Peran Manusia

    Lima Robot Pengganti Peran Manusia

    17 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Gerhana Bulan 2018, BMKG: Langit Jawa Barat Berawan

  • 2

    Tips Mengamati Gerhana Bulan 2018 dengan Nyaman

  • 3

    Bocoran Rincian Harga dan Penjualan Samsung Galaxy S9

  • 4

    Ilmuwan Lakukan Survei Ukuran Payudara, Hasilnya...

  • 5

    Inilah 12 Tahapan Gerhana Bulan Total 2018

  • Fokus
  • Sempat Ditahan, Alwaleed: Saya Dukung Raja dan Putra Mahkkota

    Sempat Ditahan, Alwaleed: Saya Dukung Raja dan Putra Mahkkota

  • Sandiaga Uno, Soal Tanah Abang, dan Nasib 3.200 Pekerja

    Sandiaga Uno, Soal Tanah Abang, dan Nasib 3.200 Pekerja

  • Pro dan Kontra Jenderal Polisi Jadi Plt Gubernur

    Pro dan Kontra Jenderal Polisi Jadi Plt Gubernur

  • Gaya Hidup Para Pengacara Kawakan yang Bertabur Kemewahan

    Gaya Hidup Para Pengacara Kawakan yang Bertabur Kemewahan

  • Terkini
  • Gerhana Super Blue Blood Moon, Supermoon Tak Biru dan Berdarah

    Gerhana Super Blue Blood Moon, Supermoon Tak Biru dan Berdarah

    1 jam lalu
  • YCAB dan Microsoft Gelar Digital Skills di Kupang

    YCAB dan Microsoft Gelar Digital Skills di Kupang

    15 jam lalu
  • Edisi Terbatas, OPPO F5 Dashing Blue Dijual Hanya 100 Unit

    Edisi Terbatas, OPPO F5 Dashing Blue Dijual Hanya 100 Unit

    15 jam lalu
  • Canon Hadirkan Printer PIXMA Seri G Terbaru

    Canon Hadirkan Printer PIXMA Seri G Terbaru

    16 jam lalu
  • Oppo Patenkan Ponsel Lipat dengan Satu Layar

    Oppo Patenkan Ponsel Lipat dengan Satu Layar

    17 jam lalu
  • Gerhana Bulan 2018, Kepala LAPAN: Bukti Teori Bumi Datar Salah

    Gerhana Bulan 2018, Kepala LAPAN: Bukti Teori Bumi Datar Salah

    19 jam lalu
  • Inilah 12 Tahapan Gerhana Bulan Total 2018

    Inilah 12 Tahapan Gerhana Bulan Total 2018

    20 jam lalu
  • Ilmuwan Lakukan Survei Ukuran Payudara, Hasilnya...

    Ilmuwan Lakukan Survei Ukuran Payudara, Hasilnya...

    20 jam lalu
  • Tips Mengamati Gerhana Bulan 2018 dengan Nyaman

    Tips Mengamati Gerhana Bulan 2018 dengan Nyaman

    20 jam lalu
  • Gerhana Bulan 2018, BMKG: Langit Jawa Barat Berawan

    Gerhana Bulan 2018, BMKG: Langit Jawa Barat Berawan

    21 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Becak Dari Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin Sampai Anies Baswedan

    Sebelum Anies Baswedan memulai Community Action Planning, becak terlarang di ibu kota. Inilah becak dari gubernur ke gubernur.

    Sumber: Google News | Berita 24 Jabar

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »