www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kabareskrim: Indonesia Darurat Akal Sehat

Posted by On 09.22

Kabareskrim: Indonesia Darurat Akal Sehat

Kabareskrim Komjen Ari Dono memberikan keterangan pers saat rilis kasus pemalsuan dokumen dan uang palsu di Bareskrim Polri, Komplek Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Rabu (20/12/2017). Bareskrim Polri mengamankan 13 pelaku penggelapan, pemalsuan, penadahan mobil, dan pencucian uang yang mulai beroperasi sejak 2014 yang tersebar di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Kabareskrim Komjen Ari Dono memberikan keterangan pers saat rilis kasus pemalsuan dokumen dan uang palsu di Bareskrim Polri, Komplek Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Rabu (20/12/2017). Bareskrim Polri mengamankan 13 pelaku penggelapan, pemalsuan, penadahan mobil, dan pencucian uang yang mulai beroperasi sejak 2014 yang tersebar di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com รข€" Kepala Bareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukamanto mengatakan, banyaknya konten hoaks, ujaran kebencian dengan mengaitkan suku, agama, ras, dan golongan (SARA) menunjukkan Indonesia darurat kejadian luar biasa (KLB) akal sehat.

Ia menilai, para pelaku penyebaran konten hoaks mengidap gangguan kejiwaan sehingga tidak mampu menggunakan akal sehatnya.

"Apa namanya kalau bukan sakit jiwa karena sukanya menggoreng isu hoaks lalu gorengan itu dimakan. Kemudian yang memakannya jadi ikut-ikutan menyebar hoaks?" kata Ari melalui siaran persnya, Jumat (23/2/2018).

Bahkan, kata Ari, penggoreng isu hoaks dan ujaran kebencian itu jauh lebih berbahaya dari pada pengidap sakit jiwa yang kini oleh masyarakat justru dituduh sebagai pembuat onar.

(Baca juga: Polisi Tangkap Penyebar Berita Hoaks soal Ustaz di Tambun Utara)

Belakangan, muncul serentetan isu penyerangan terhadap pemuka agama yang diduga dilakukan orang dengan gangguan jiwa. Sebagian besar dari kabar tersebut ternyata hoaks.

"Ada kejadian luar biasa (KLB) saat ini, yaitu terbaliknya logika masyarakat," kata Ari.

Ari mengatakan, penggoreng dan penyebar hoaks kerap dianggap menjadi pahlawan. Sementara orang pengidap sakit jiwa menjadi tertuduh, bahkan dihakimi massa.

"Indonesia darurat KLB akal sehat dan hati yang bersih," lanjut dia.

Sejak Januari hingga Februari 2018, polisi menangkap 26 pelaku penyebaran hoaks dengan bentuk penggiringan opini masing-masing. Ari mengatakan, tujuannya jelas untuk memprovokasi masyarakat.

Oleh karena itu, Ari menegaskan agar masyarakat jangan mau diprovokasi. Sebaliknya, masyarakat juga jangan ikut-ikutan memprovokasi dengan menyebarkan kabar hoaks.

Kompas TV Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian telah meme rintahkan jajarannya untuk melindungi pemuka agama.

Berita Terkait

Puan: Generasi Zaman Now Jangan Ikut Sebar Hoaks

Polri Tepis Anggapan Hanya Menindak Hoaks yang Serang Pemerintah

Pasang Aplikasi Ini, Berita Hoaks Dijamin Tak Muncul

Cegah Hoaks di Medsos, Santri Jateng Buat Konten Islami yang Menyejukkan

Pemerintah Ancam Akan Tindak Tegas Para Penyebar Hoaks

Terkini Lainnya

Politisa   si Agama Dinilai Tetap akan Dimainkan di Pemilu 2019

Politisasi Agama Dinilai Tetap akan Dimainkan di Pemilu 2019

Nasional 23/02/2018, 22:31 WIB Buruh Perkebunan Sawit Tewas Tersengat Listrik saat Panen

Buruh Perkebunan Sawit Tewas Tersengat Listrik saat Panen

Regional 23/02/2018, 22:30 WIB Acara yang Penuh Bahagia Itu Berakhir Tragis, Separuh Tamu Undangan Terkubur Longsor

Acara yang Penuh Bahagia Itu Berakhir Tragis, Separuh Tamu Undangan Terkubur Longsor

Regional 23/02/2018, 22:28 WIB Sejumlah Rumah Rusak Parah Tersapu Banjir Bandang di Bengkulu

Sejumlah Rumah Rusak Parah Tersapu Banjir Bandang di Bengkulu

Regional 23/02/2018, 22:25 WIB KPK: Belum Ada Keterangan Novanto yang Signifikan untuk Jadi 'Justice Collaborator'

KPK: Belum Ada Keterangan Novanto yang Signifikan untuk Jadi "Justice Collaborator"

Nasional 23/02/2018, 22:16 WIB Politisi PDI-P: Koalisi Pencapresan Jokowi Harus Dibangun Sejak Awal

Politisi PDI-P: Koalisi Pencapresan Jokowi Harus Dibangun Sejak Awal

Nasional 23/02/2018, 22:14 WIB Tembok Kumuh di Margonda Disulap Jadi Warna-warni

Tembok Kumuh di Margonda Disulap Jadi Warna-warni

Megapolitan 23/02/2018, 22:02 WIB Remaja Ini Alami Depresi karena Pikirkan Biaya Sekolah Adiknya

Remaja Ini Alami Depresi karena Pikirkan Biaya Sekolah Adiknya

Regional 23/02/2018, 22:01 WIB Jokowi Bisa Pilih Ekonom Jadi Cawapres jika...

Jokowi Bisa Pilih Ekonom Jadi Cawapres jika...

Nasional 23/02/2018, 21:53 WIB ICW: Hukum Terpinggirkan di Rezim Jokowi

ICW: Hukum Terpinggirkan di Rezim Jokowi

Nasional 23/02/2018, 21:52 WIB Selain Sistem Ganjil Genap, Akan Ada Jalur Khusus Bus di Tol Cikampek

Selain Sistem Ganjil Genap, Akan Ada Jalur Khusus Bus di Tol Cikampek

Megapolitan 23/02/2018, 21:49 WIB  Lima Sektor Ini Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Sulteng 2017

Lima Sektor Ini Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Sulteng 2017

Regional 23/02/2018, 21:45 WIB Pemuda Muslim Moderat Masih Rentan Godaan Radikalisme

Pemuda Muslim Moderat Masih Rentan Godaan Radikalisme

Nasional 23/02/2018, 21:43 WIB BPTJ Cegah Skenario Truk Barang Gunakan Jalan Alternatif

BPTJ Cegah Skenario Truk Barang Gunakan Jalan Alternatif

Megapolitan 23/02/2018, 21:40 WIB Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan di Jakarta Utara

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan di Jakarta Utara

Megapolitan 23/02/2018, 21:32 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Jabar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »