www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Survei Instrat di Jawa Barat Soal Pilpres: Hary Tanoe Peringkat 3

Posted by On 16.21

Survei Instrat di Jawa Barat Soal Pilpres: Hary Tanoe Peringkat 3

Survei Instrat di Jawa Barat Soal Pilpres: Hary Tanoe Peringkat 3 Reporter:

Ahmad Fikri (Kontributor)

Editor:

Kodrat Setiawan

Kamis, 8 Februari 2018 22:10 WIB
Survei Instrat di Jawa Barat Soal Pilpres: Hary Tanoe Peringkat 3

Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Harry Tanoesoedibjo melakukan Konpers setelah mendaftarkan Partai Perindo ke Gedung KPU, Jakarta 9 Oktober 2017. Perindo menjadi partai politik yang pertama yang mendaftar di KPU dalam pemilu 2019 mendatang. Hary tanoe menjelaskan proses p endaftaran sudah di persiapkan sejak 3 bulan lalu. dalam rangka ulang tahun partai yang ketiga Hary mengklaim infrastruktur partainya sudah siap dari tingkat rantinghingga tingkat pusat. tak hanya itu Perindo juga mendaftarkan serentak seluruh DPP-nya ke KPU.Tempo/Ilham Fikri

TEMPO.CO, Bandung - Survey Indonesia Strategic Institute (Instrat) dalam simulasi pemilihan gubernur Jawa Barat mendapati hasil survei untuk Partai Perindo dan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo (Hary Tanoe) moncer. Nama Hary Tanoe bertengger di urutan tiga setelah Joko Widodo dan Prabowo yang berada di puncak jawaban responden pada pertanyaan terbuka untuk pilihan presiden.

“Sosialisasi massif yang dilakukan terus-menerus dalam rentang waktu yang cukup lama dengan jaringan televisinya ternyata berdampak signifikan di pikiran publik,” kata Social Analyst Instrat Adi Nugroho di Bandung, Kamis, 8 Februari 2018.

Baca juga: Stretegi Hary Tanoesoedibyo Dongkrak Elektabilitas Perindo

Adi mengatakan, survei soal partai politik dan pilihan presiden itu sengaja diselipkan dalam survei pemilihan gubernur Jawa Barat. “Sayang saja kalau tidak sekalian dilakukan. Pragmatis aja alasannya, siapa tahu suatu hari nanti menjelang 2019 survei ini bisa dipergunakan, minimal kita sudah punya trennya,” kata dia.

Kendati bertengger di urutan tiga dalam survei Instrat, elektabilitas Hary Tanoe terpaut jauh di bawah perolehan suara Jokowi dan Prabowo. Jokowi mengantongi 49,3 persen suara, dan Prabowo 41,2 persen suara, Hari Tanoe hanya memperoleh 2,7 persen. Tapi nama Hari Tanoe mengalahkan nama-nama yang sudah dikenal publik lama di antaranya Ridwan Kamil (2,2 persen), Ahmad Heryawan (1,2 persen), Gatot Nurmantyo (1 persen), Muhaimin Iskandar (0,5 persen). Jusuf Kalla, Ahok, dan Deddy Mizwar masing-masing 0,2 persen. SBY, Hatta Rajasa, Mahfud MD, Habieb Riziek, Dedi Mulyadi, Tua n Guru Bajang, serta Agus Harimurti Yudhoyono masing-masing 0,1 persen.

Posisi Hary Tanoe juga masih bertahan di posisi tiga saat pertanyaan tertutup atas pilihan presiden diajukan pada responden. Jokowi 24,6 persen dan Prabowo 21,9 persen masih berada di puncak, sementara Hary Tanoe memperoleh 3,4 persen. Namanya mengungguli di antaranya Ahmad Heryawan (2,8 persen), Gatot Nurmantyo (2,7 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (1,9 persen), Habib Rizieq Syihab (1,1 persen), Anis Baswedan (1 persen), serta Anis Mata (0,6 persen). Responden yang belum menentukan pilihan 40,1 persen.

Kendati demikian, Adi mengatakan, nama Hary Tanoe belum bisa masuk hitungan karena perolehan suaranya masih relatif kecil. “Angkanya relatif sama dengan misalnya Ridwan Kamil dan Ahmad Heryawan. Yang muncul di atas tetap dua besar Jokowi dan Prabowo. Angka peroleh Hary Tanoe belum terlalu signifikan, tapi punya indikasi awal,” kata dia.

Nama Partai Perindo juga mengungguli sejumlah part ai politik lama saat responden ditanya soal partai yang berada di top of mind publik. PDIP berada di puncak dengan perolehan 26,6 persen, Partai Golkar 21,3 persen, Partai Demokrat 9,7 persen, Perindo 9,4 persen, Gerindra 7,6 persen, PPP 5,3 persen, PKS 5,1 persen, PKB 4,4 persen, Nasdem 2,3 persen, PAN 2 persen, Hanura 1,3 persen, PBB 0,9 persen, Berkarya 0,8 persen, Garuda 0,3 persen, PPPI 0,2 persen, Bhineka 0,1 persen.

Instrat juga melakukan simulasi partai politik yang akan dipilih responden jika pemilu digelar saat ini. Perindo kembali mengungguli sejumlah partai lama. PDIP masih berada di puncak dengan perolehan 24,2 persen, Golkar 21,1 persen, Partai Demokrat 10,8 persen, Gerindra 8,5 persen, Perindo 7,4 persen, PKS 7,2 persen, PKB 5,5 persen, PPP 4,7 persen, Partai Nasdem 2,3 persen, Hanura 1,6 persen, PAN 1,5 persen, PBB 0,3 persn, Bhineka 0,3 persen,serta Garuda 0,2 persen. Suara golput 4,2 persen dan responden yang belum menentukan pilihan 43,8 persen.

Adi m engatakan, hasil ini survei itu masih bisa berubah dinamis karena masih banyak respoden yang belum menentukan pilihan atas pilihan partai politik atau calon presiden. “Trennya memang terus meningkat. Ini mungkin karena sering ditayangkan di televisi. Anak-anak juga hafal pada marsnya,” kata dia.

Dia menduga, perolehan suara Hary Tanoe dan Perindo yang moncer itu karena karakteristik masyarakat Jawa Barat yang dipotret dalam survei itu mayoritas menonton televisi dalam durasi waktu yang relatif lama. “Makanya calon yang memiliki akses besar ke televisi, yang punya jaringan massif akan punya peluang lebih baik,” kata Adi.

Pada survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang dirilis 2 Februari 2018, Hary Tanoe tidak masuk dalam daftar nama calon penantang Jokowi di Pilpres 2019.

Terkait
  • Hary Tanoe: Aplikasi Digital Berbasis Bisnis Kurangi Tenaga Kerja

    Hary Tanoe: Aplikasi Digital Berbasis Bisnis Kurangi Tenaga Kerja

    1 November 2017
  • Stretegi Hary Tanoesoedibyo Dongkrak Elektabilitas Perindo

    Stretegi Hary Tanoesoedibyo Dongkrak Elektabilitas Perindo

    9 Oktober 2017
  • Hary Tanoe Tegaskan Lagi Dukungan untuk Jokowi

    Hary Tanoe Tegaskan Lagi Dukungan untuk Jokowi

    9 Oktober 2017
  • Daftarkan Perindo ke KPU, Rombongan Hary Tanoesoedibyo Konvoi

    Daftarkan Perindo ke KPU, Rombongan Hary Tanoesoedibyo Konvoi

    9 Oktober 2017
  • Rekomendasi
  • Begini Cara Bimanesh Sutarjo dan Fredrich Palsukan Sakit Novanto

    Begini Cara Bimanesh Sutarjo dan Fredrich Palsukan Sakit Novanto

    43 menit lalu
  • Emosi    Fredrich Yunadi, Tuduh KPK dan Sebut Nama Budi Gunawan

    Emosi Fredrich Yunadi, Tuduh KPK dan Sebut Nama Budi Gunawan

    1 jam lalu
  • Pelawak Jawa Timur Ditahan di Hong Kong, Kemlu Beri Perlindungan

    Pelawak Jawa Timur Ditahan di Hong Kong, Kemlu Beri Perlindungan

    2 jam lalu
  • Ketua PBNU: Sah Saja Bawa Nilai Agama ke Politik

    Ketua PBNU: Sah Saja Bawa Nilai Agama ke Politik

    11 jam lalu
  • Foto
  • Berkunjung ke Sa   wahlunto, Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah

    Berkunjung ke Sawahlunto, Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah

    9 jam lalu
  • Ekspresi Setya Novanto Saat Ganjar Pranowo Bersaksi

    Ekspresi Setya Novanto Saat Ganjar Pranowo Bersaksi

    11 jam lalu
  • Melihat Kehidupan Warga Kampung Kapuk Polgar Jelang Digusur

    Melihat Kehidupan Warga Kampung Kapuk Polgar Jelang Digusur

    12 jam lal u
  • Aksi Polisi Wanita saat Menilang Pengendara Sepeda Motor

    Aksi Polisi Wanita saat Menilang Pengendara Sepeda Motor

    12 jam lalu
  • Video
  • Sepuluh Ribu Botol Miras Dimusnahkan Polres Jakarta Timur

    Sepuluh Ribu Botol Miras Dimusnahkan Polres Jakarta Timur

    14 jam lalu
  • Polisi Ungkap Peredaran Sabu Jaringan LP Sukoharjo

    Polisi Ungkap Peredaran Sabu Jaringan LP Sukoharjo

    18 jam lalu
  • Bea Cukai dan BNN Sita 110,84 Kg Sabu dan 18.300 Ekstasi

    Bea Cukai dan BNN Sita 110,84 Kg Sabu dan 18.300 Ekstasi

    20 jam lalu
  • Underpass Jebol, Dirut AP II: Rel Kereta Bandara Masih Layak

    Underpass Jebol, Dirut AP II: Rel Kereta Bandara Masih Layak

    1 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Fredrich Yunadi Ngamuk Seusai Sidang, Sebut Nama Budi Gunawan

  • 2

    Setya Novanto Sebut Ganjar Pranowo Terima Duit E-KTP US$ 500 Ribu

  • 3

    Kronologi Fredrich Yunadi Pesan Kamar RS Sebelum Setya Kecelakaan

  • 4

    Dipecat Peradi Jadi Advokat, Fredrich Yunadi Siap Ajukan Banding

  • 5

    Ketika FPI dan PDIP Menjelaskan Tak Ada Kadernya yang PKI

  • Fokus
  • Sorotan PBB: dari Ektremisime di Politik sampai Pemindanaan LGBT

    Sorotan PBB: dari Ektremisime di Politik sampai Pemindanaan LGBT

  • Reforma   si TNI di Masa Presiden Jokowi Dinilai Berjalan Mundur

    Reformasi TNI di Masa Presiden Jokowi Dinilai Berjalan Mundur

  • TNI Kembali Aktif di Urusan Sipil, Dwifungsi ala Orde Baru?

    TNI Kembali Aktif di Urusan Sipil, Dwifungsi ala Orde Baru?

  • Intimidasi terhadap Jurnalis BBC yang Meliput di Papua, Dikecam

    Intimidasi terhadap Jurnalis BBC yang Meliput di Papua, Dikecam

  • Terkini
  • Sidang Dakwaan Fredrich Yunadi, Jaksa KPK Ungkap 5 Hal Ini

    Sidang Dakwaan Fredrich Yunadi, Jaksa KPK Ungkap 5 Hal Ini

    2 jam lalu
  • Raup Suara Pemilu 2019, Golkar Akan Manfaatkan Dukungan ke Jokowi

    Raup Suara Pemilu 2019, Golkar Akan Manfaatkan Dukungan ke Jokowi

    2 jam lalu
  • Anggota BNN Dapat Penghargaan, Budi Waseso Sebut....

    Anggota BNN Dapat Penghargaan, Budi Waseso Sebut....

    3 jam lalu
  • Ganjar Pranowo Sempat Salah Tuduh Pemberi Goodie Bag Berisi Uang

    Ganjar Pranowo Sempat Salah Tuduh Pemberi Goodie Bag Berisi Uang

    4 jam lalu
  • Ganjar Pranowo Sebut Yasonna Laoly Ikut Kawal Anggaran E-KTP

    Ganjar Pranowo Sebut Yasonna Laoly Ikut Kawal Anggaran E-KTP

    8 jam lalu
  • Gaji PNS Muslim Dipotong, NU Pertanyakan Penerima Zakat

    Gaji PNS Muslim Dipotong, NU Pertanyakan Penerima Zakat

    8 jam lalu
  • Survei Instrat di Jawa Barat Soal Pilpres: Hary Tanoe Peringkat 3

    Survei Instrat di Jawa Barat Soal Pilpres: Hary Tanoe Peringkat 3

    9 jam lalu
  • NU Usul Potongan 2,5 Persen Gaji PNS untuk Zakat Mengurangi Pajak

    NU Usul Potongan 2,5 Persen Gaji PNS untuk Zakat Mengurangi Pajak

    9 jam lalu
  • Pelawak Jawa Timur Ditahan di Hong Kong, Kemlu Beri Perlindungan

    Pelawak Jawa Timur Ditahan di Hong Kong, Kemlu Beri Perlindungan

    9 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Perolehan Box Office Dilan 1990 Menyaingi Warkop DKI

    Memasuki pekan kedua penayangannya di bioskop, film Dilan 1990 sukses menggeser beberapa film yang sebelumnya mengisi 10 film box office Indonesia.

    Sumber: Google News | Berita 24 Jabar

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »