www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Peminat "Concrete Wood" di Indonesia Belum Seramai Thailand

Posted by On 16.00

Peminat "Concrete Wood" di Indonesia Belum Seramai Thailand

Conwood IndonesiaKompas.com / Dani Prabowo Conwood Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com â€" Berbeda dengan Thailand, concrete wood masih menjadi hal baru di industri properti Tanah Air.

Sekalipun, bahan baku pembuatan rumah ini diklaim memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan tembok umumnya yang dibangun dengan bahan dasar semen, batu bata, serta pondasi kayu.

Salah satu pengembang concrete wood di Indonesia yaitu PT Conwood Indonesia, yang sudah mengenalkan produk ini sejak 2015.

Menurut Presiden Direktur PT Conwood Indonesia Rizki Kresno, Indonesia merupakan pasar potensial dalam mengemban gkan concrete wood.

Bonus demografi yang besar serta kebutuhan yang tinggi atas rumah menjadi faktor pendorongnya. Saat ini, angka kebutuhan rumah atau backlog mencapai 11,4 juta. Permintaan concrete wood pun, disebut Rizki, naik setiap tahunnya.

“Tiga tahun ini, terjadi growth di pemasaran kita antara 50 hingga 70 persen. Bahkan di 2016 tumbuh sampai 200 persen. Tahun ini target kami bisa tumbuh 50 persen,” kata Rizki di Jakarta, Jumat (16/3/2018).

Bermarkas di kawasan industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, saat ini pabrik Conwood dapat memproduksi sekitar 36.000 ton concrete wood setiap tahun.

Rizki menuturkan, dengan adanya program sejuta rumah yang digagas Presiden Joko Widodo, Rumah Conwood dapat menjadi alternatif pilihan penyediaan rumah yang cepat dan tahan gempa.

Concrete wood, sebut dia, bukan terbuat dari material kayu, melainkan selulose dan fiber yang diklaim tahan gempa hingga magnitud o 7, tahan api dan anti rayap.

“Saat ini, realisasi program sejuta rumah seperti diketahui masih rendah,” sambung Rizki.

Namun demikian, ia mengakui, belum terbukanya mindset masyarakat terhadap bahan baku ini, membuat belum banyak orang yang mengenal produk ini.

“Kalau di Filipina dan Jepang concrete wood itu sudah biasa, di sini belum terbiasa. Kebiasaan masyarakat itu, rumah yang kuat itu yang temboknya besar,” kata Rizki.

Meski diklaim kuat, bukan berarti bahan baku ini tidak bisa dikreasikan. Justru kelebihan bahan baku ini dapat dengan mudah dikostumisasi baik itu oleh pemilik rumah maupun arsitek yang merancang bangunan.

“Seperti di sini ada fasad yang modelnya custom. Jadi, jika ada ide bisa dikombinasikan,” kata Marketing Manager PT Conwood Indonesia Hedhy Kurnianti.


Terkini Lainnya

Sebelum Beli Rumah, Pastikan Dulu Hal Berikut Ini...

Sebelum Beli Rumah, Pastikan Dulu Hal Berikut Ini...

Tips 16/03/2018, 23:59 WIB Peminat 'Concrete Wood' di Indonesia Belum Seramai Thailand

Peminat "Concrete Wood" di Indonesia Belum Seramai Thailand

Berita 16/03/2018, 23:18 WIB Pengembang China Percaya Diri Garap Pasar Rebo

Pengembang China Percaya Diri Garap Pasar Rebo

Hunian 16/03/2018, 22:56 WIB Bandung Selatan di Waktu Malam, Sebuah Nostalgia...

Bandung Selatan di Waktu Malam, Sebuah Nostalgia...

BrandzView 16/03/2018, 17:16 WIB Banyak Pengembang Nakal, Pemerintah Bentuk Satgas Perumahan

Banyak Pengembang Nakal, Pemerintah Bentuk Satgas Perumahan

Hunian 16/03/2018, 16:11 WIB Pengembang China Ini Incar Kelompok Menengah Bawah

Pengembang China In i Incar Kelompok Menengah Bawah

Hunian 16/03/2018, 15:18 WIB Sindeli Propertindo Mulai Bangun Jakarta Living Star

Sindeli Propertindo Mulai Bangun Jakarta Living Star

Hunian 16/03/2018, 15:01 WIB Terulang Lagi, Jebloknya Penjualan dan Saham H&M

Terulang Lagi, Jebloknya Penjualan dan Saham H&M

Ritel 16/03/2018, 10:13 WIB Dinas PUPR Kendal Tuding Waskita Lambat Perbaiki Jalan Rusak

Dinas PUPR Kendal Tuding Waskita Lambat Perbaiki Jalan Rusak

Berita 16/03/2018, 07:00 WIB < img src="https://asset.kompas.com/crop/28x0:972x629/177x117/data/photo/2018/03/15/793384277.jpeg" alt="Sebelum Menggeluti Bisnis Properti, BUMN Harus Perhatikan Hal Ini"/>

Sebelum Menggeluti Bisnis Properti, BUMN Harus Perhatikan Hal Ini

Berita 15/03/2018, 21:48 WIB Kejar Target Sertifikasi Tanah, Pejabat BPN Mengaku Tidak Pernah Tidur

Kejar Target Sertifikasi Tanah, Pejabat BPN Mengaku Tidak Pernah Tidur

Berita 15/03/2018, 21:27 WIB 82 Persen Ruas Tol Belum Miliki Sertifikat Tanah

82 Persen Ruas Tol Belum Miliki Sertifikat Tanah

Berita 15/03/2018, 19:24 WIB Kampus Internasional Dorong Bisnis Apartemen di Alam Sutera

Kampus Internasional Dorong Bisnis Apartemen di Alam Sutera

Perumahan 15/03/2018, 17:52 WIB Manfaatkan Tanah Aset Desa, 50 Rumah Nelayan Dibangun

Manfaatkan Tanah Aset Desa, 50 Rumah Nelayan Dibangun

Hunian 15/03/2018, 17:50 WIB Ini Alasan Leletnya Pembebasan Lahan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Ini Alasan Leletnya Pembebasan Lahan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Berita 15/03/2018, 15:49 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Jabar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »