www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bandara Kertajati Potensial Dongkrak Perekonomian Jawa Barat

Posted by On 03.30

Bandara Kertajati Potensial Dongkrak Perekonomian Jawa Barat

Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso, mendapingi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, saat meninjau Bandara Kertajati di Majalengka, Rabu (4/4/2018).Dok. Humas Ditjen Hubud Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso, mendapingi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, saat meninjau Bandara Kertajati di Majalengka, Rabu (4/4/2018).


KOMPAS.com - Bandara Internasional Kertajati di Majalengka Jawa Barat yang akan beroperasi pada pertengahan tahun ini akan menjadi bandar udara di Indonesia yang didukung intermoda, yaitu udara yang didukung oleh darat, laut, dan kereta api.

Berkaitan dengan intermoda, letak B andara Kertajati sangat strategis karena dekat dengan Pelabuhan Patimban yang tengah dibangun. Akses masyarakat Jakarta ke bandara dengan moda transportasi darat akan dimudahkan dengan adanya Tol Cipali (Cikopo-Palimanan). Selain itu, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang tengah dibangun bakal mempermudah akses masyarakat Bandung.

Moda transportasi lain yang bisa digunakan masyarakat adalah kereta api. Saat ini, jalur rel kereta dari bandara yang terkoneksi langsung dengan jalur utama kereta api di Pulau Jawa tengah dibangun.

Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso, mengatakan, konektivitas intermoda diharapkan mampu memperlancar arus barang dan penumpang. Dengan demikian, masyarakat pengguna bandara kian nyaman mengakses bandara.

(Baca: Indonesia Optimistis Lulus Evaluasi Sektor Penerbangan dari Uni Eropa)

Kelancaran arus penumpang dan barang, ia melanjutkan, akan berpengaruh positif pada kesejahteraan masyaraka t dan perekonomian nasional.

"Presiden Joko Widodo berulang kali mengatakan bahwa untuk meningkatkan perekonomian yang paling penting adalah konektivitas, konektivitas, dan konektivitas. Perekonomian akan tumbuh dan meningkat jika konektivitas transportasinya lancar dengan berbagai moda," kata Agus Santoso saat mendampingi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, meninjau kawasan Bandara Kertajati di Majalengka, Rabu (4/4/2018).

Potensi industri di Jawa Barat dinilai sangat luar biasa. Di antaranya Kabupaten Bandung merupakan pusat industri tekstil dan teknologi modern. Sementara itu, keberadaan bandara bakal mempermudah akses masyarakat di Cirebon dan Sumedang. Hal itu akan meningkat dan dapat memacu pertumbuhan ekonominya.

Pemerintah pusat, melalui Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, berkontribusi dalam membangun sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron, GSE road.

(Baca juga: Mudik Lebaran Ba ndara Kertajati Bisa Layani 5 Penerbangan Domestik)

Dana yang dialokasikan untuk pembangunan tersebut mencapai Rp 1 triliun. Anggaran pembangunan bandara juga dikucurkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB), dengan membangun sisi daratnya.

"Jadi keberadaan bandara ini merupakan salah satu perwujudan rasa cinta pemerintahan Presiden Joko Widodo kepada masyarakat Jawa Barat," ujarnya.

Bandara Kertajati mulai dibangun pada 2014 dengan pembangunan runway sepanjang 2.500 meter x 60 meter dan paralel taxiway sepanjang 2.750 meter x 25 meter yang sudah selesai dibangun pada akhir 2017. Dengan ukuran runway tersebut, nantinya bandara ini akan mampu melayani operasional pesawat A330.

Rencananya, landas pacu dipanjangkan hingga 3.200 meter x 60 meter sehingga bisa melayani operasional pesawat sipil terbesar di dunia seperti Airbus A380, Boeing B 747, maupun B 777. Bandar a ini juga mempunyai apron seluas 397.890 meter persegi yang dapat menampung 10 parking stand pesawat jet narrow body.

Ada pun, sisi darat yaitu terminal penumpang saat ini sedang dibangun oleh PT BIJB dan sudah mencapai 95 persen. Ia berharap pembangunan terminal yang bisa menampung 5,6 juta penumpang per tahun itu rampung akhir Mei dan bisa beroperasi.

Selain untuk penumpang dan kargo, Bandara Kertajati juga akan menjadi embarkasi haji untuk masyarakat Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah. Di kompleks bandara juga akan dikembangkan sebagai aerotropolis. Kawasan industri penerbangan seperti industri pembuatan pesawat, industri perawatan dan perbaikan pesawat (Maintenance Repair and Overhaul/ MRO), dan beberapa industri lain yang terkait bakal dibangun.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Keselamatan Keamanan Penerbangan

Berita Terkait

Performa Navigasi Indonesia Dapat Nilai "Sangat Baik" dari ICAO

Nyepi, Pelayanan Penerbangan Harus Tetap Maksimal

Meteorologi, Penunjang Keselamatan Penerbangan

Operasional Penerbangan Perintis Diawasi Ketat

Terkini Lainnya

Pemerintah kembali Tawarkan Proyek Infrastruktur ke Investor China

Pemerintah kem bali Tawarkan Proyek Infrastruktur ke Investor China

Makro 05/04/2018, 17:18 WIB Beradaptasi dengan Teknologi Disruptif, Begini Caranya

Beradaptasi dengan Teknologi Disruptif, Begini Caranya

Rilis 05/04/2018, 16:35 WIB Pengamat: Jumlah Bus Premium Tangerang-Jakarta Perlu Ditambah

Pengamat: Jumlah Bus Premium Tangerang-Jakarta Perlu Ditambah

Makro 05/04/2018, 16:34 WIB Semrawutnya Stasiun Duri saat Jam Kerja di Pagi Hari...

Semrawutnya Stasiun Duri saat Jam Kerja di Pagi Hari...

Makro 05/04 /2018, 16:30 WIB RUPST BCA Setujui Vera Eve Lim Jadi Direktur

RUPST BCA Setujui Vera Eve Lim Jadi Direktur

Keuangan 05/04/2018, 16:20 WIB Bebas Bea Masuk saat Beli Barang Impor Masih Berlaku, Selain dari Pusat Logistik Berikat

Bebas Bea Masuk saat Beli Barang Impor Masih Berlaku, Selain dari Pusat Logistik Berikat

Makro 05/04/2018, 16:20 WIB Tambah Jumlah Pengguna, Fintech PayPro Sediakan Fitur Registrasi SIM Card

Tambah Jumlah Pengguna, Fintech PayPro Sediakan Fitur Registrasi SIM Card

Rilis 05/04/2018, 16:15 WIB Kenaikan Utang Pemerintah Aman jika Belanja Produktif Meningkat

Kenaikan Utang Pemerintah Aman jika Belanja Produktif Meningkat

Rilis 05/04/2018, 16:00 WIB Bahrain Temukan Ladang Minyak Baru dengan Cadangan  80 Miliar Barrel

Bahrain Temukan Ladang Minyak Baru dengan Cadangan 80 Miliar Barrel

Bisnis 05/04/2018, 15:49 WIB Dua Solusi Soal Pengurangan Perjalanan Komuter Lintas Duri-Tangerang

Dua Solusi Soal Pengurangan Perjalanan Komuter Lintas Duri-Tangerang

Makro 05/04/2018, 15:42 WIB Tahun 2017, Prudential Indonesia Bayar Klaim Rp 12,3 Triliun

Tahun 2017, Prudential Indonesia Bayar Klaim Rp 12,3 Triliun

Keuangan 05/04/2018, 15:40 WIB April Ini BCA Bagikan Dividen Rp 6 Triliun

April Ini BCA Bagikan Dividen Rp 6 Triliun

Makro 05/04/2018, 15:28 WIB Bandara Kertajati Potensial Dongkrak Perekonomian Jawa Barat

Bandara Kertajati Potensial Dongkrak Perekonomian Jawa Barat

Rilis 05/04/2018, 14:57 WIB Nadiem: Go-Jek Tak Akan Bisa Bertahan Jika Bukan di Indonesia

Nadiem: Go-Jek Tak Akan Bisa Bertahan Jika Bukan di Indonesia

Bisnis 05/04/2018, 14:34 WIB Stasiun Duri Tambah Akses Pindah Peron di Bagian Selatan dan Utara

Stasiun Duri Tambah Akses Pindah Peron di Bagian Selatan dan Utara

Makro 05/04/2018, 14:26 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Jabar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »