www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Buka KTT Wasathiyah Islam, Jokowi Perkenalkan Keberagaman Indonesia

Posted by On 04.43

Buka KTT Wasathiyah Islam, Jokowi Perkenalkan Keberagaman Indonesia

Presiden Joko Widodo saat membuka Konsultasi Tingkat Tinggi Wasathiyah Islam di Istana Presiden Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/5/2018).Fabian Januarius Kuwado Presiden Joko Widodo saat membuka Konsultasi Tingkat Tinggi Wasathiyah Islam di Istana Presiden Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/5/2018).

BOGOR, KOMPAS.com - Indonesia akan terus mengedepankan perdamaian dan persatuan, yang mengutamakan musyawarah, penuh toleransi dan kepercayaan, membawa keadilan sosial dan perdamaian abadi.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat membuka Konsultasi Tingkat Tinggi Ulama dan Cendikiawan Muslim se Dunia Wasathiyah Isl am untuk Peradaban Dunia di Ruang Garuda, Istana Presiden Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/5/2018).

Dalam pidatonya di depan 100 ulama dan cendikiawan Muslim dunia, Jokowi memperkenalkan Indonesia sebagai negara demokrasi dengan penduduk Muslim terbesar di dunia.

"Warga negara kami yang beragama Islam sekitar 210 juta dari total seluruh penduduk 250 juta," ujar Jokowi.

(Baca juga : 100 Ulama dan Cendikiawan Muslim Dunia Kumpul di Istana Bogor)

Ada 714 etnis dengan lebih dari 1.100 bahasa lokal. Mereka hidup tersebar di 17.000 pulau di Indonesia.

Meski berbeda-beda, Jokowi menegaskan, warga negara Indonesia tetap bersatu.

"Kami hidup di dalam keberagaman, berbeda agamanya, beragam suku dan beragam budaya," ujar Jokowi.

"Kami bersyukur, alhamdulilah di dalam keberagaman itu, Indonesia mampu menjaga kebersamaan. Menjaga toleransi. Menjaga perdamaian dan menjaga persatuan," lanjut dia.

Persatuan terseb ut terbingkai melalui dasar negara Pancasila dan semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika.

Jokowi menambahkan, keberagaman adalah anugerah Allah yang harus dirawat serta dijaga. Sebab, keberagaman menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang kuat.

"Sebagai bangsa yang majemuk, kami tidak boleh lengah sedikit pun. Indonesia akan terus mengedepankan perdamaian dan persatuan, yang mengutamakan musyawarah yang penuh toleransi dan kepercayaan, yang membawa keadilan sosial dan perdamaian abadi," ujar Jokowi.

KTT Wasithiyah Islam itu rencananya dilaksanakan selama tiga hari ke depan di Bogor, Jawa Barat. KTT itu dihadiri 100 lebih ulama dan cendikiawan Muslim se-dunia.

Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban Din Syamsudin mengatakan, konsultasi tingkat tinggi ini diharapkan dapat mendorong gerakan bersama Islam moderat di dunia sekaligus menyingkirkan wawasan Islam yang bersifat fundamentalis, ekstremis dan radikalis yan g belakangan menyebabkan krisis peradaban.

"Memang tidak ada solusi bagi problematika peradaban dunia kecuali dengan wasathiyah Islam. Tidak terjebak pada radikalisme, fundamentalisme dan ekstremisme," kata Din.

Rangkuman pertemuan ini akan diberi tajuk "Bogor Messege" dan akan dipedomani para ulama dan cendikiawan Muslim sedunia.


Berita Terkait

Polri: Ajarkan Toleransi dengan Konteks 'Zaman Now' untuk Anak Milenial

Tumbuhkan Toleransi Lewat Dinding Perdamaian

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Rumah Toleransi, Tempat Singgah Umat Hindu Bali di Banyuwangi

Suara Toleransi dari Masjid Baabut Taubah Bekasi yang Viral di Media Sosial

Terkini Lainnya

Petugas Belum Berhasil Menarik Badan Pesawat Lion Air Yang Tergelincir

Petugas Belum Berhasil Menarik Badan Pesawat Lion Air Yang Tergelincir

Regional 01/05/2018, 18:35 WIB Terlelap Tidur, Sahri Tewas Terpanggang di Rumah Sendiri

Terlelap Tidur, Sahri Tewas Terpanggang di Rumah Sendiri

Regional 01/05/2018, 18:33 WIB Api Suar Tutup P   eringatan May Day di Monas

Api Suar Tutup Peringatan May Day di Monas

Megapolitan 01/05/2018, 18:31 WIB KSPI Minta Jatah Menaker ke Prabowo

KSPI Minta Jatah Menaker ke Prabowo

Nasional 01/05/2018, 18:25 WIB Trump Ingin Pertemuannya dengan Kim Jong Un seperti KTT Antar-Korea

Trump Ingin Pertemuannya dengan Kim Jong Un seperti KTT Antar-Korea

Internasional 01/05/2018, 18:14 WIB Prabowo: Kalau Buka Pintu untuk TKA, Rakyat Kita Kerja Apa?

Prabowo: Kalau Buka Pintu untuk TKA, Rakyat Kita Kerja Apa?

Nasional 01/05/2018, 17:53 WIB Polda Turunkan 1.000 Personel Amankan Debat Terbuka Pilkada Jateng di Solo

Polda Turunkan 1.000 Personel Amankan Debat Terbuka Pilkada Jateng di Solo

Regional 01/05/2018, 17:49 WIB ITB Syaratkan Tidak Buta Warna untuk Beberapa Fakultas

ITB Syaratkan Tidak Buta Warna untuk Beberapa Fakultas

Edukasi 01/05/2018, 17:47 WIB Jokowi: Gerakan Islam Moderat di Dunia Semakin Kuat

Jokowi: Gerakan Islam Moderat di Dunia Semakin Kuat

Nasional 01/05/2018, 17:40 WIB

Kongres Advokat Indonesia Angkat 19 Jenderal Purnawirawan Polri sebagai Advokat

Nasional 01/05/2018, 17:36 WIB May Day di Ungaran, Ribuan Buruh Ikuti Jalan Sehat Berhadiah Mobil

May Day di Ungaran, Ribuan Buruh Ikuti Jalan Sehat Berhadiah Mobil

Regional 01/05/2018, 17:34 WIB Juru Bicara Kemenlu Iran: Netanyahu Pembohong Terkenal

Juru Bicara Kemenlu Iran: Netanyahu Pembohong Terkenal

Internasional 01/05/2018, 17:34 WIB Menteri Iran Sebut Tak Mungkin Blokir Akses Warga Terhadap Informasi

Menteri Iran Sebut Tak Mungkin Blokir Akses Warga Terhadap Informasi

Internasional 01/05/2018, 17:28 WIB Ini Isi 10 Poin Kontrak Politik yang Diteken Prabowo dan KSPI

Ini Isi 10 Poin Kontrak Politik yang Diteken Prabowo dan KSPI

Nasional 01/05/2018, 17:25 WIB Di Depan Ratusan Pekerja, Bupati Kendal Sebut Dirinya Juga Buruh

Di Depan Ratusan Pekerja, Bupati Kendal Sebut Dirinya Juga Buruh

Regional 01/05/2018, 17:17 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Jabar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »