www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Peringati May Day, SPSI Jawa Barat Pertanyakan soal Peraturan Tenaga Kerja Asing

Posted by On 19.27

Peringati May Day, SPSI Jawa Barat Pertanyakan soal Peraturan Tenaga Kerja Asing

Peringatan May Day (Hari Buruh) di Gedung Sate Bandung. Foto: Saifal/Islampos

BANDUNGâ€"Asep Zaenal, Kordinator Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) daerah Jawa Barat, dalam aksi penggabungan kelompok pekerja tersebut membawa tuntutan lama dan beberapa tuntutan baru dalam peringatan hari buruh internasional 2018 yang di pusatkan di Gedung Sate, Jln. Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (1/5/2018).

Tuntutan baru adalah soal Peraturan Tenaga Kerja Asing dan penolakan revisi Undang-undang nomor 13 tahun 2003.

“Tuntutannya soal PP 78 tahun 2015, penolakan outsourcing, tentang kontrak PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu), perbaikan BPJS. Selain itu, kami menuntut terkait Perpres 20/2018 dan Penolakan Revisi Undang-undang no .13 tahun 2003,” ujarnya.

Related Posts

Terima Perwakilan Buruh, DPR Minta Pemerintah Bentuk Satgas Pengawasan TKA

Hari Buruh 2018, Menaker akan Tingkatkan Pengawasan terhadap TKA

Terkait Perpres tentang TKA, Moeldoko: Itu untuk Melindungi Tenaga Kerja Lokal

Tuntutan pada aksi May Day di Jakarta, secara umum sama dengan di Jawa Barat. Hanya saja, kata Asep Zaenal, pada aksi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota akan membawa beberapa isu lokal.

Untuk Jawa Barat, yang menjadi tuntutan massa aksi adalah soal Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) dan pengawasan terhadap perusahaan yang melanggar peraturan upah mini mum.

“Karena selama ini penetapan UMSK bermasalah, Gubernur belum menetapkan upah minium sektoral, ada persoalan secara teknis menurut kami. Ini harus dibuat regulasi khusus agar satu sistem mekanisme penetapan UMSK,” pungkasnya. []

Reporter: Saifal

Sumber: Google News | Berita 24 Jabar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »