www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

PDIP Atur Strategi Akhir di Pilkada Jawa Barat

Posted by On 00.43

PDIP Atur Strategi Akhir di Pilkada Jawa Barat

PDIP Atur Strategi Akhir di Pilkada Jawa Barat Reporter:

Indri Maulidar

Editor:

Rina Widiastuti

Senin, 4 Juni 2018 07:34 WIB
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto dalam rapat koordinasi nasional ketiga bidang kemaritiman di kantor lama DPP PDI Perjuangan, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 8 April 2018. Tempo / Friski Riana

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto dalam rapat koordinasi nasional ketiga bidang kemaritiman di kantor lama DPP PDI Perjuangan, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 8 Ap ril 2018. Tempo / Friski Riana

TEMPO.CO, Bandung - Tiga pekan menjelang pencoblosan gubernur-wakil gubernur Jawa Barat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar rapat konsolidasi dan koordinasi untuk memantapkan strategi pemenangan calon yang mereka usung. Rapat itu dihadiri ribuan kader dan relawan yang merupakan perwakilan kantor PDIP tingkat kecamatan.

“Semangat untuk memenangi pemilihan kepala daerah 2018 sangat tinggi bagi kader karena kami melihat bahwa radikalisme dan terorisme menjadi ancaman yang nyata,” kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Bandung, Minggu, 3 Juni 2018.

Baca: Polisi Buru Pembuat Selebaran Kacaukan Pilkada Jawa Barat

Hasto mengatakan, dalam konsolidasi diputuskan bahwa seluruh pengurus partai, kader, hingga simpatisan akan bergerak memenangkan pasangan T.B. Hasanuddin-Anton Charliyan dalam pemilihan Gubernur Jawa B arat. Adapun dana kampanye yang berhasil dikumpulkan sekitar Rp 5 miliar akan digunakan untuk membiayai jurus akhir pemenangan, yakni kampanye dari pintu ke pintu, serta membayar sekitar 75 ribu saksi pada hari pemilihan.

Hasanuddin mengatakan sekitar 450 ribu relawan akan dikerahkan untuk mengetuk pintu rumah warga dan mengajak mereka memilihnya. Mereka akan bekerja hingga 27 Juni mendatang sambil membawa selebaran serta menjelaskan visi dan misi.

Sementara itu, hasil survei terbaru dari Litbang Kompas pekan lalu menunjukkan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum masih unggul dalam kontestasi pilkada Jawa Barat. Elektabilitas keduanya sebesar 40,4 persen, lalu disusul pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi sebesar 39,1 persen.

Baca: KPU Larang Kampanye Capres di Debat Ketiga Pilkada Jawa Barat

Di posisi ketiga, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu memperoleh elektabilitas 11,4 persen, sedangkan Hasanuddin-Anton Charliyan hanya 4,1 persen. Hasanud din memilih menutup mata terhadap hasil survei itu dan yakin bakal dipilih warga Jawa Barat nantinya. “Itu survei politik saja,” kata dia.

Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, mengatakan pasangan yang diusung partainya, Deddy-Dedi, masih memiliki waktu untuk mengejar elektabilitas Ridwan-Uu yang hanya terpaut 1,3 persen. Menurut dia, meski terpaut tipis, elektabilitas Deddy-Dedi cenderung naik dan tidak turun seperti Ridwan-Uu.

ANWAR SISWADI

Lihat Juga


Terkait
  • Sekjen PDIP Sebut Tidak Ada Istilah Umrah Politik

    Sekjen PDIP Sebut Tidak Ada Istilah Umrah Politik

    19 jam lalu
  • Polri: Penggerudukan Radar Bogor oleh PDIP Tak Ada Masalah Pidana

    Polri: Penggerudukan Radar Bogor oleh PDIP Tak Ada Masalah Pidana

    19 jam lalu
  • TB Hasanuddin dan Anton Charliyan Siapkan Langkah Door to Door

    TB Hasanuddin dan Anton Charliyan Siapkan Langkah Door to Door

    22 jam lalu
  • Kena OTT, Bupati Buton Selatan Dipecat Jadi Ketua DPC PDIP

    Kena OTT, Bupati Buton Selatan Dipecat Jadi Ketua DPC PDIP

    1 hari lalu
  • Rekomendasi
  • PDIP Atur Strategi Akhir di Pilkada Jawa Barat

    PDIP Atur Strategi Akhir di Pilkada Jawa Barat

    5 jam lalu
  • 27 Ribu Warga Eks Timor Timur Berikan Dukungan ke Ganjar Pranowo

    27 Ribu Warga Eks Timor Timur Berikan Dukungan ke Ganjar Pranowo

    1 hari lalu
  • Dana Cekak, Muhaimin Iskandar Minta Ida Fauziyah Yakin Menang

    Dana Cekak, Muhaimin Iskandar Minta Ida Fauziyah Yakin Menang

    1 hari lalu
  • Dana Cekak, Muhaimin Iskandar Minta Ida Fauziyah Yakin Menang

    Dana Cekak, Muhaimin Iskandar Minta Ida Fauziyah Yakin Menang

    2 hari lalu
  • Foto
  • Gaya Tsamara Amany Saat Laporkan Ketua Bawaslu ke DKPP

    Gaya Tsamara Amany Saat Laporkan Ketua Bawaslu ke DKPP

    11 hari lalu
  • Pelipatan Surat Suara untuk Pi   lkada Jawa Tengah Terus Digenjot

    Pelipatan Surat Suara untuk Pilkada Jawa Tengah Terus Digenjot

    13 hari lalu
  • Aksi Pasangan Cagub dan Cawagub dalam Debat Pilkada Jatim

    Aksi Pasangan Cagub dan Cawagub dalam Debat Pilkada Jatim

    54 hari lalu
  • KPUD Sosialisasi Cara Menyoblos bagi Disabilitas

    KPUD Sosialisasi Cara Menyoblos bagi Disabilitas

    21 Maret 2018
  • Video
  • Ini Pemicu Ricuh di Debat Pilgub Jawa Barat

    Ini Pemicu Ricuh di Debat Pilgub Jawa Barat

    19 hari lalu
  • Ada Anak-anak dan    Mobil Dinas di Kampanye Pilkada Kota Serang

    Ada Anak-anak dan Mobil Dinas di Kampanye Pilkada Kota Serang

    27 hari lalu
  • Diuji Walhi, Cagub Jawa Barat Soal Penataan Lingkungan

    Diuji Walhi, Cagub Jawa Barat Soal Penataan Lingkungan

    30 hari lalu
  • Rilis Maskot Pemilu 2019, Ketua KPU Main Wayang

    Rilis Maskot Pemilu 2019, Ketua KPU Main Wayang

    43 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Pilkada Jawa Tengah, Warga NU Dimin ta Menangkan Ida Fauziyah

  • 2

    Aher Optimistis Sudrajat-Ahmad Syaikhu Menang Pilkada Jawa Barat

  • 3

    Pilkada Jawa Barat, Anton Charliyan Mengaku Belum Masuk dalam DPT

  • 4

    PDIP Konsolidasi Pemenangan Paslon TB Hasanuddin-Anton Charliyan

  • 5

    Ganjar Pranowo dan Sudirman Said Beda Pendapat Soal Kartu Tani

  • Fokus
  • Delik Khusus di RKUHP Masih Menyisakan Masalah

    Delik Khusus di RKUHP Masih Menyisakan Masalah

  • Penangkapan di Universitas Riau dan Radikalisme di Kampus

    Penangkapan di Universitas Riau dan Radikalisme di Kampus

  • Jadi Ganjalan Opini WTP, Begini Nasib Lahan RS Sumber Waras

    Jadi Ganjalan Opini WTP, Begini Nasib Lahan RS Sumber Wara s

  • Kasus First Travel, Aset Disita hingga Hukuman 20 Tahun Penjara

    Kasus First Travel, Aset Disita hingga Hukuman 20 Tahun Penjara

  • Terkini
  • Pilkada Jawa Tengah, Warga NU Diminta Menangkan Ida Fauziyah

    Pilkada Jawa Tengah, Warga NU Diminta Menangkan Ida Fauziyah

    6 jam lalu
  • Pilkada Jawa Barat, Anton Charliyan Mengaku Belum Masuk dalam DPT

    Pilkada Jawa Barat, Anton Charliyan Mengaku Belum Masuk dalam DPT

    6 jam lalu
  • Aher Optimistis Sudrajat-Ahmad Syaikhu Menang Pilkada Jawa Barat

    Aher Optimistis Sudrajat-Ahmad Syaikhu Menang Pilkada Jawa Barat

    6 jam lalu
  • PDIP Atur Strategi Akhir di Pilkada Jawa Barat

    PDIP Atur Strategi Akhir di Pilkada Jawa Barat

    7 jam lalu
  • Ganjar Pranowo dan Sudirman Said Beda Pendapat Soal Kartu Tani

    Ganjar Pranowo dan Sudirman Said Beda Pendapat Soal Kartu Tani

    7 jam lalu
  • TB Hasanuddin dan Anton Charliyan Siapkan Langkah Door to Door

    TB Hasanuddin dan Anton Charliyan Siapkan Langkah Door to Door

    22 jam lalu
  • PDIP Konsolidasi Pemenangan Paslon TB Hasanuddin-Anton Charliyan

    PDIP Konsolidasi Pemenangan Paslon TB Hasanuddin-Anton Charliyan

    23 jam lalu
  • Calon Bupati Ini Janji Bikin Perda Yatim Duafa di Kabupaten Garut

    Calon Bupati Ini Janji Bikin Perda Yati m Duafa di Kabupaten Garut

    1 hari lalu
  • Puti Guntur Soekarno Gagas Beasiswa Kuliner Warung Rakyat

    Puti Guntur Soekarno Gagas Beasiswa Kuliner Warung Rakyat

    1 hari lalu
  • 12 Negara Bakal Pantau Pelaksanaan Pilkada Serentak di Banten

    12 Negara Bakal Pantau Pelaksanaan Pilkada Serentak di Banten

    1 hari lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Frantinus Nirigi Bisa Dihukum 8 Tahun Penjara Akibat Candaan Bom

    Frantinus Nirigi yang mengaku membawa bom di dalam pesawat Lion Air, ia diancam 8 tahun penjara. Sebanyak 10 kasus serupa terjadi sepanjang Mei 2018.

    Sumber: Google News | Berita 24 Jabar

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »